Tampilkan postingan dengan label makro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makro. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Desember 2009

Macromania - Bunga

Indah untuk Semua



Bunga dirancang untuk menarik perhatian serangga agar bisa membantu tanaman dalam penyerbukan, tapi ternyata keindahannya juga menarik untuk manusia. Memotret bunga, bisa dikatakan lebih mudah daripada memotret serangga karena bunga tidak akan terbang ke mana-mana. Jadi fotografer tidak perlu bersusah payah bergerak ke sana ke mari seperti mengikuti serangga. Namun begitu, ada kemungkinan mendapat bonus foto serangga ketika dia hinggap di bunga yang sedang kita bidik. Tetap ada hal-hal yang bisa disampaikan untuk memperindah foto sekuntum bunga.

Yang sebaiknya dilakukan:

  1. Penuhi ruang gambar

    Ini bisa ditempuh dengan memotret dari jarak dekat, atau melakukan crop ketat saat editing. Tujuannya agar hanya ada 1 (satu) daya tarik dalam foto bunga itu. Sebenarnya tak ada salahnya menampilkan latar belakang selama tidak ada obyek lain yang menjadi pemecah perhatian


  2. Setting mode pemotretan ke makro

    Ini akan memastikan bunga yang Anda foto berada dalam fokus yang tajam walaupun dipotret dari jarak dekat


  3. Mendapat cahaya yang rata

    Tujuannya agar detil pada seluruh bagian bunga terekam dengan baik. Untuk memperoleh cahaya yang rata, pemotretn sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari. Jika pemotretan dilakukan pada siang hari, sebaiknya gunakan reflektor untuk memperoleh cahaya yang rata. Kondisi mendung dapat menguntunngkan karena dalam kondisi ini cahaya akan merata. Namun kondisi mendung sering mengakibatkan white-balance tidak sempurna dan menghasilkan foto yang 'dingin' karena warna tidak tampil dengan maksimal.


  4. Gunakan diffuser jika menggunakan flash

    Penggunaan flash pada jarak yang terlalu dekat menyebabkan cahaya yang terlalu kuat (harsh) dan berppotensi memudarkan warna akibat over-exposure. Oleh sebab itu sebaiknya menggunakan diffuser untuk meredam flash. Diffuser ini dapat dibuat sendiri dengan biaya sangat terjangkau


Semoga bermanfaat

Rabu, 11 November 2009

Macromania - Diffuser

Memburu Cahaya Yang Lembut & Rata



Salah satu permasalahan yang harus diatasi dalam foto makro adalah bagaimana memperoleh cahaya yang tepat. Penggunaan cahaya alami sering tidak memungkinkan karena obyek tertutup oleh bayangan pemotret. Obyek yang selalu bergerak seperti serangga juga memerlukan shutter speed cukup tinggi agar diperoleh foto yang tajam. Namun penggunaan cahaya flash dalam kondisi normal akan menimbulkan pantulan yang 'keras' karena jarak obyek terlalu dekat.

Pemecahan dari masalah pencahayaan ini adalah dengan menggunakan 'peredam cahaya' yang dikenal dengan nama diffuser. Kabar baiknya, diffuser ini dapat Anda buat sendiri dengan biaya sangat terjangkau, tak sampai Rp 50.000. Hanya diperlukan sedikit kerajinan tangan (seperti pelajaran prakarya di SD dulu) dan kerapihan.

Untuk panduan lengkap membuat diffuser, silakan menengok catatan saya Homemade Diffuser atau thread yang dibuat sahabat saya Mas Mardi di forum kamera-digital.com dengan topik MardiBounce - 25 ribu perak dapat banyak

Macromania - Perlengkapan Pemotretan

Reversed Lens


Fotografi makro merupakan bidang yang menarik karena obyeknya bisa berupa apa saja yang ada di sekitar kita. Benda-benda yang biasa kita lihat namun difoto dari jarak super close up tentu menjadi pemandangan yang tidak biasa dan menjadi sesuatu yang menarik. Seperti tenunan pada tas ransel saya di foto berikut:


Foto di atas dibuat dengan menggunakan reversed lens. lensa 50mm f/1.8 yang dipasang terbalik pada body atau di depan lensa standar.Agak blur karena foto semacam itu memang sangat rentan terhadap gerakan & getaran.

Bagaimana cara membuat, memasang & menggunakan reversed lens, silakan tengok catatan saya tentang Motret Makro