Tampilkan postingan dengan label lighting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lighting. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Februari 2010

Tips - Flash untuk Mengatasi Backlit

Backlit adalah kondisi pemotretan dengan sumber cahaya berasal dari belakang obyek. Kondisi backlit akan menghasilkan latar belakang yang terang dan obyek utama tampak gelap sehingga detil dan tonal warna pada obyek utama tidak jelas. Foto-foto dengan kondisi backlit dapat ditemukan pada beberapa foto makro yang di-upload oleh teman-teman di group Belajar Fotografi
Secanggih apapun kamera yang Anda pakai, alat tersebut tidak mengetahui yang mana obyek utama yang harus ditampilkan detil. Metering kamera tidak dapat membedakan dari mana asal sumber cahaya dan akan mengukur keseluruhan pantulan cahaya yang jatuh ke sensor. Kondisi ini backlit sebetulnya mudah diatasi dengan menggunakan fill-in flash seperti contoh berikut:

Kedua foto di atas diambil pada kondisi yang sama dengan selisih waktu hanya 5 detik. Diambil dengan mode aperture Priority, aperturre setting f/5.6, metering centre weighted dan ISO 100. Perbedaannya:
  • Pada foto kiri  flash ditempatkan pada posisi auto sehingga memperoleh shutter speed 1/5 s
  • Pada foto kanan flash ditempatkan pada posisi forced sehingga memperoleh shutter speed 1/60 s 
Jelas tampak perbedaan penampilan obyek dan latar belakang pada kedua foto tersebut, bukan?
Jadi, pada intinya untuk mengatasi kondisi backlit Anda cukup memastikan bahwa:
  1.  Obyek berada dalam jangkauan flash (jarak efektif maksimum sekitar 3 m untuk kamera poket dan 8 m untuk DSLR) 
  2. Flash berada dalam kondisi on atau forced sehingga akan selalu menyala dalam setiap pemotretan
Semoga bermanfaat!

Senin, 15 Februari 2010

Teknik – Lighting

Pemicu tulisan ini adalah pertanyaan seorang teman yang memiliki online shop.Dia  ingin tahu, kenapa foto-foto produk yang dibuatnya tampil  kurang maksimal dibandingkan dengan foto-foto yang ditampilkan di situs lain, padahal kamera yang digunakan sama-sama kamera poket 10 MP. Biasanya, jika ada pertanyaan seperti ini, saya akan memberi jawaban singkat dan mempersilakan untuk membaca detail lebih lanjut di blog ini.
Setelah membandingkan foto0foto yang dimaksud, saya lihat masalahnya ada pada pencahayaan. Dan ternyata soal tulisan tentang pencahayaan di blog ini juga masih kurang. Masalahnya, pembahasan soal cahaya ini akan memerlukan ribuan halaman. Jadi saya pikir, saya akan tuliskan dasarnya saja, sedangkan untuk detail pendukungnya, saya akan kumpulkan semua referensi yang saya punya dalam sebuah CD khusus yang berisi e-book & video tutorial tentang cahaya & pencahyaan.

Istilah fotografi adalah gabungan 2 kata bahasa Yunani phos (cahaya) dan graphe (garis atau gambar). Jadi faktor cahaya (light) memegang peran penting dalam fotografi.  Sebuah foto akan tampak indah jika mendapat cahaya yang cukup bagus. Semua setting yang kita lakukan dalam aperture, shutter speed dan ISO sebenarnya merujuk pada usaha untuk mendapatkan cahaya yang cukup.
Cahaya yang seperti apa yang diharapkan dalam sebuah pemotretan sebetulnya sangat bergantung pada kesan apa yang ingin ditimbulkan dan bagaimana komposisi yang diharapkan dari cahaya & bayangan dalam foto.
Untuk awal, yang harus diperhatikan dari cahaya adalah:
1.      Intensitas, seberapa kuat cahaya tersebut. Cahaya yang sangat kuat akan menimbulkan bayangan yang jelas (harsh) sedangkan cahaya yang lemah akan menimbulkan bayangan yang lembut (soft). Pada pemotretan di luar ruang, cahaya alami (matahari) akan tersedia sejak terbit matahari (skitar 05.00) hingga senja (sekitar 18.00), adapun cahaya dengan intensitas tinggi akan diperoleh pada 09.00-15.00.
2.      Arah datang cahaya, ini akan berpenguh pada metering dan komposisi hilight & shadow pada obyek. Arah datang cahaya secara jelas akan mempengaruhi arah dan ukuran bayangan. Pada pemotretan model, arah datangnya cahaya juga memperngaruhi ekspresi model.
3.      Spektrum, atau banyaknya ‘warna’ yang terkandung dalam cahaya. Cahaya matahari yang berwarna putih kekuningan sebetulnya merupakan gabungan dari banyak spektrum warna, beberapa di antaranya mungkin anda ingat sebagai jajaran warna pelangi mejikuhibniu, tapi sebetulnya spektrum cahaya matahari lebih luas dari itu.

Adapun sumber pencahayaan dalam pemotretan dapat dibagi menjadi:
1.      Available light (ambient), yaitu cahaya yang ada atau tersedia pada saat pemotretan, baik berupa cahaya alami (sinar matahari) maupun cahaya buatan seperti lampu atau lilin yang tidak dikhususkan untuk tujuan pemotretan
2.      Artificial light, yaitu cahaya yang sengaja diadakan untuk tujuan pemotretan. Pencahayaan tipe ini dibedakan lagi menjadi 2 macam, yaitu:
(1)   Continuous source, yaitu sumber cahaya yang terus menerus menyala, misalnya lampu spot (studio light)
(2)   Uncontinuous source, yaitu sumber cahaya yang hanya menyala sesaat saat pemotretan, biasanya berupa flash/ blitz
Pembahasan masing-masing akan dibahas dalam tulisan berikutnya. Sabar ya :-)

Selasa, 22 Desember 2009

Tips - Cara Download File

Ini agak tidak nyambung dengan fotografi, tapi mungkin bisa berguna untuk teman-teman.
Saya baru posting sebuah e-book tentang lighting yang mungkin bisa berguna untuk fotografi, karena ukuran file-nya besar, jadi saya taruh saja di DepositFile. Atau untuk langsung ke file-nya silakan klik di sini
Kenapa saya pilih depositFile?
Karena situs ini menawarkan program GOLD MEMBER untuk file yang di-download 15-1000 kali. Bahkan ada reward untuk setiap 1000 download. Menarik bukan?
Tapi ternyata masih banyak yang belum bisa download, jadi saya beri deh, step by step untuk downloadnya.
  1. Copy & paste link ini: http://depositfiles.com/en/files/z1ijohslz

  2. Pilih opsi FREE DOWNLOAD di bawah jam sebelah kiri

  3. Kalau muncul keterangan "NO SLOT FOR YOUR COUNTRY", tinggalkan dulu, ulangi lagi langkah 1 & 2 setelah 5 atau 10 menit

  4. Jika tidak ada masalah akan muncul tanda untuk menunggu selama 30-60 detik

  5. Setelah counter sampai ke 0 akan muncul button untuk download

  6. Setelah di-klik, maka akan mucul pilihan, klik Save

  7. Masukkan nama file yang Anda perlukan, lalu klik Save lagi

Setelah itu tinggal tunggu hingga proses download selesai. File yang saya muat berformat PDF, tapi supaya tidak mudah di-download & dibaca, extension-nya mungkin saya hilangkan. Jadi jika file tidak dikenali, rename saja file itu dan tambahkan extension PDF (.pdf) di belakangnya. :-)
semoga bermanfaat.